Pantauan Arus Mudik 2025 Di Jalan Raya Solo Jogya.
Pantauan Arus Mudik 2025 Di Jalan Raya Solo Jogya.
KLATEN-koranjateng.com-
Sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, oleh Kementerian Agama (Kemenag), Sidang Isbat dihadiri Pimpinan Komisi VIII DPR, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Dirjen Bimas Islam dan Perwakilan Ormas Islam lainnya, Sabtu (29/03/2025).
Penetapan dilakukan setelah para peserta sidang isbat mendengarkan pemaparan hasil pemantauan hilal yang dipimpin langsung Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.
Dalam Konferensi pers yang digelar terkait penetapan hari Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah atau lebaran 2025, Pemerintah telah resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah atau Lebaran 2025 jatuh pada 31 Maret 2025. Penetapan ini diputuskan berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).
Sementara sore hingga malam hari ini terlihat intensitas arus mudik sudah mulai meningkat di beberapa Daerah. Seperti halnya di Jalan Solo -Jogya, juga sudah mulai nampak kepadatan arus yang mulai melintas di jalan raya, baik mobil pribadi maupun bus, dan sepeda motor.
Kapolsek Delanggu, AKP Jaka Waloya, S.H beserta anggota, terlihat sibuk melaksanakan pengaturan lalu lintas di simpang empat Pasar Delanggu dan simpang empat Rejosari, mengantisipasi kemacetan jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, dan terus berpatroli memantau perkembangan situasi di Daerah Delanggu dan sekitar.
Sementara malam ini awak media juga sempat berbincang dengan AKP Suprapto Kapospam Polres Klaten dan Topo Wakapospam Polres Klaten yang sedang berjaga di Pos Pantau Karang Delanggu. Karena Kapospam sedang sibuk memantau perkembangan terbaru kabar dari Polres Klaten. Karenanya Pak Topo Wakapospam yang menemani awak media berbincang sejenak, terkait situasi dan perkembangan terkini pantauan arus mudik, di Jalan Solo-Jogya.
"Arus lalu lintas terbilang ramai lancar, dan kondusif sejauh ini, memang terjadi peningkatan intensitas arus mudik, namun tidak seramai tahun lalu, hal ini dikarenakan jalan tol Solo-Jogya juga sudah mulai di operasikan jelang lebaran tahun ini, maka kita sangat terbantu sekali dengan keberadaannya dan sangat berterimakasih pada pemerintah yang telah membangun jalan tol tersebut." ujar Pak Topo
"Terkait dengan aktifitas pos pantau di Karang Delanggu sendiri, memang ada beberapa giat yang tugas kita lakukan, utamanya menjaga arus mudik agar bisa berjalan lancar, kemudian juga membantu kebutuhan masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan bantuan atau penanganan, misal laka, tanya arah jalan, kehabisan BBM, atau sebatas ingin rehat sejenak, nanti akan kita arahkan dan koordinasikan dengan beberapa team terkait yang juga ikut bersinergi dalam penanganan arus mudik tahun ini." terangnya
Kemudian "Ada juga nanti menjelang lebaran biasanya ada sholat Ied, di lapangan atau di masjid, kita juga akan bantu buat pengamanan dan pengalihan arus, agar tidak macet, dan juga biasanya ada takbir keliling, kita menghimbau agar masyarakat tidak melakukan takbir keliling dengan mobil atau kendaraan, karena ini akan berpotensi menjadi kemacetan dan menganggu kenyamanan lalu lintas, tapi ini sifatnya himbauan ya, artinya kami tidak melarang, namun kalau bisa di minimalisir, mengingat intensitas kendaraan yang cukup padat, ini rawan kecelakaan juga, jadi biar tidak menggangu kenyamanan bersama, sebaiknya takbir keliling dilakukan di dalam lingkungan Desa atau wilayah masing masing, tanpa menggunakan kendaraan." jelasnya.
Pak Topo juga menyarankan pada masyarakat "Bilamana membutuhkan bantuan emergency, ataupun ada kejadian yang tidak diinginkan bisa menghubungi pos pantau guna penanganan lebih lanjut, dan terakhir saya berpesan saling mendoakan ya, biar semua diberi kelancaran dan keselamatan, hingga akhirnya kita semua bisa berlebaran dengan bahagia bersama keluarga dan orang-orang tercinta, Monggo silahkan berlebaran dengan enjoy biar kami yang akan menjaga jalannya pelaksanaan kegiatan keagamaan Hari Raya Idul Fitri ini dengan baik, terima kasih." pungkasnya.
( Pitut Saputra )